-dalam.jpg)
Pernahkah Anda bermimpi tapi samar-samar terlihat dan tidak begitu mengingatnya setelah terbangun?
Atau mungkin Anda termasuk orang yang mengingat dengan jelas mimpi yang baru saja dilihat? Jelas atau tidaknya mimpi ternyata ada kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam berbagai hal.
Mimpi terdiri dari tingkatan dan jenis yang berbeda-beda. Dalam hirarki mimpi, lucid dream atau mimpi yang jelas berada pada level tertinggi sebuah mimpi.
Studi baru-baru ini menyebutkan bahwa mimpi yang jelas dapat membantu meningkatkan keahlian memecahkan masalah, kreativitas, mengatasi rasa takut, meningkatkan percaya diri. Para pemimpi itu pun bahkan dilaporkan bisa mengalami pengalaman orgasme selama tidurnya.
Dikutip dari Huffingtonepost, Rabu (19/8/2009), para ahli dan peneliti mimpi di New York menyebutkan bahwa mimpi jenis itu juga bisa meningkatkan kesadaran dan menangani stres atau konflik dalam hidupnya.
Tidak hanya mimpi di malam hari, Sara Mednick, seorang psikolog dari UC San Diego dan juga pengarang 'Take a Nap, Change Your Life' mengatakan bahwa tidur siang yang bermimpi akan membuat seseorang lebih kreatif dan meningkatkan kemampuannya dalam mencari solusi.
Menurut Sara, pria ternyata lebih sering mendapatkan mimpi yang jelas ketimbang wanita. Hal ini dikarenakan pria memiliki kemampuan mengontrol dengan baik dan juga kemampuan memulai sesuatu yang lebih baik daripada wanita.
Seorang peneliti mimpi, Ryan Hurd pun mengaku dirinya sering mendapatkan mimpi yang jelas dan menyebutkan bahwa memaknai suatu mimpi bisa meningkatkan kemampuannya terutama dalam pekerjaan, hubungan percintaan dan mengasah kreativitas.
Sebuah mimpi akan terlihat sangat nyata dan jelas ketika seseorang fokus pada sesuatu yang memang menjadi perhatiannya saat itu. Dari mimpi, seseorang sebenarnya bisa mendapat pelajaran atau bahkan suatu ide cemerlang.
Mereka yang mengingat mimpinya dengan jelas kemudian akan menerapkan ide atau pelajaran yang didapatnya dari mimpi tersebut ke dalam kehidupannya sehari-hari, sehingga ia akan lebih kreatif dan cerdas.
Pria dan wanita sebenarnya bisa menggunakan mimpi untuk meningkatkan kemampuan emosi dan intelegensinya. Belajar dari mimpi akan membuat seseorang sukses dalam karir, olahraga, dan lain-lain.
Menariknya, bermain video game ternyata bisa meningkatkan kemampuan bermimpi seseorang. Meskipun bermain video game tidak terlalu baik untuk kesehatan, tapi psikolog mimpi, Jayne Gackenbach mengatakan sesekali tidak ada salahnya.
Menurut Jayne, bermimpi seperti sebuah permainan berkemah dan training dunia maya yang dilengkapi dengan fantasi. Jadi teruslah bermimpi dan tingkatkan kreativitasmu
Friday, August 21, 2009
Mengingat Mimpi Bisa Tingkatkan Kreativitas
Terapi Hentikan Dengkuran

MENDENGKUR tidak hanya mengganggu ketenangan tidur orang lain tetapi juga merupakan gejala gangguan kesehatan yang dikenal dengan sleep apnea.
Sleep apnea (henti nafas) merupakan gangguan pernafasan yang membuat Anda harus terbangun untuk mulai bernafas lagi. Untuk menghindari nya, Anda bisa mendeteksi dini gangguan kesehatan yang membahayakan ini. Berikut beragam terapi, mulai dari yang paling sederhana hingga operasi yang bisa menjadi pilihan Anda.
Terapi sederhana
Menurunkan berat badan. Cara ni terbukti efektif meredakan gangguan mendengkur tingkat ringan hingga sedang. Menurunkan sedikit saja berat badan dinyatakan bisa mengurangi jaringan lemak di bagian belakang tenggorokan dan sekaligus mengurangi dengkuran.
Tidur menghadap ke samping. Jika Anda mendengkur saat tidur terlentang, cobalah meredakannya dengan tidur menghadap ke samping.
Naikkan posisi kepala. Cobalah menaikkan kepala tempat tidur Anda sebanyak 4 inci. Cara ini akan membantu Anda bernafas lebih mudah dan mendorong lidah dan rahang bergerak ke depan. Selain itu, ada baiknya tidur tanpa bantal (atau memilih bantal yang telah didisain khsusu) untuk memastikan kalau otot-otot leher Anda tidak berkerut.
Hindari makanan tertentu, alkohol dan obat-obatan sebelum tidur. Alkohol dan obat-obatan akan membuat otot-otot tenggorokan dan lidah semakin rileks , sehingga kecenderungan mendengkur semakin besar. Obat tidur atau obat penenang bisa membantu Anda tidur, tetapi obat ini juga merilekskan otot dan meningkatkan kemungkinan mendengkur. Selain itu, produk-produk susu tinggi lemak akan menyebabkan pembentukan mucus di tenggorokan yang juga memicu dengkuran.
Longgarkan saluran pernafasan Anda. Hidung berair akan membuat Anda kesulitan menarik nafas dan menciptakan ruang hampa udara di tenggorokan. Hal ini juga memicu dengkuran. Agar bernafas lebih mudah, Anda bisa menggunakan nasal decongestant atau nasal strip saat tidur.
Bernyanyi. Bernyanyi bisa meningkatkan kontrol otot di tenggorokan dan langit-langit lunak sehingga mengurangi dengkuran yang dipicu oleh otot-otot yang kendur.
Pengobatan medis
Continuous Positive Airway Pressure (CPAP)
Sebuah mesin akan ditempatkan di samping tempat tidur Anda untuk menghembuskan udara ke dalam masker yang Anda kenakan menutupi hidung dan wajah. Cara ini berfungsi untuk memastikan kalau saluran pernafasan Anda tetap terbuka saat tidur.
Perangkat yang dipasang di mulut
Bentuknya hampir sama dengan pelindung mulut yang biasa dikenakan para atlet. Alat ini bisa membantu membuka saluran pernafasan dengan cara membawa rahang bawah atau lidah ke depan saat tidur. Sebagian besar alat ini terbuat dari akrilik dan pas dikenakan di mulut. Ada juga yang pas dikenakan di kepala dan dagu untuk menyesuaikan posisi rahang bawah. Anda bisa meminta bantuan dokter untuk menemukan perangkat yang tepat.
Operasi
Operasi tertentu seperti Uvulopalatopharyngoplasty (UPPP), Thermal Ablation Palatoplasty (TAP), tonsillectomy, dan adenoidectomy bisa memperbesar ukuran saluran pernafasan dengan cara mengangkat atau memperbaiki jaringan-jaringan yang tidak normal.
Pillar procedure atau palatal implantation
Ini merupakan metode operasi baru yang menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dalam proses ini, dokter akan memasukkan implan plastik berukuran kecil (panjangnya kurang dari 1 inci) ke dalam langit-langit lunak dengan menggunakan alat menyerupai semprotan.. Jaringan luka yang terbentuk di sekitar implan akan menyebabkan jaringan langit-langit lunak menjadi kaku sehingga menghentikan getaran penyebab dengkuran.(OL-08)
10 Penyebab dan Solusi Diabetes

TUBUH kita bagaikan sebuah celengan. Apa yang kita makan saat ini akan lambat laun ditimbun sebagai tabungan dalam tubuh yang hasilnya bisa kita rasakan sedikit demi sedikit, dalam jangka waktu yang relatif lama. Kita pun tak pernah menyangka, jika makanan yang kita minum, makanan yang kita makan, bahkan kebiasaan kita akan menjadi pemicu timbulnya sumber penyakit.
Berikut ini 10 kebiasaan kecil yang menjadi pemicu diabetes;
1.Teh manis
Segelas the manis mengandung 250-300 kalori. Padahal kebutuhan kalori perempuan dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari. Inilah yang menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. Makanan yang digoreng
Gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.
3. Suka ngemil
Sepotong atau lebih biscuit untuk mengganti porsi makan bukanlah keputusan yang bijak. Jangan kira dengan mengganti porsi bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Sebabm makanan pengganti seperti biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara
Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir
besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon
epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi
untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
Solusi: Anda perlu berbicara dengan si pembuat masalah atau boleh juga curhat kepada teman.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.
8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan
progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5
tahun.
9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan
kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum "berjemur" di bawah sinar
matahari pagi selama 10-15 menit.
10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses' Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.
Pengganti: Jus dingin tanpa gula. (OL-08)
Wednesday, August 12, 2009
Bahan Alami Pengusir Batuk

Kita sering kali terkena batuk apalagi pada saat pergantian musim. Sakit ini bisa membuat penderitanya sesak nafas dan sakit di dada. Bagaimana cara mengatasinya? Anda tentunya bisa berobat ke dokter dan mendapatkan resep yang tepat. Tetapi, seringkali batuk juga bisa disembuhkan dengan cara alami tanpa harus menggunakan obat-obatan medis. Berikut beberapa pengobatan sederhana yang bisa Anda coba di rumah.
Anggur
Anggur tidak hanya kaya antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas. Anggur juga dinyatakan efektif mengobati batuk. Anggur bekerja dengan mengencangkan paru-paru dan berperan sebagai ekspektoran, meredakan batuk ringan dan batuk yang telah diderita selama dua hari. Cobalah minum jus anggur yang telah dicampur dengan satu sendok teh madu.
Almond
Almond bisa meredakan batuk, khususnya batuk kering. Rendamlah tujuh biji almond di dalam air selama satu malam dan bersihkan kulit luarnya yang berwarna kecokelatan. Selanjutnya haluskan hingga berbentuk pasta. selanjutnya tambahkan 20 gram mentega dan gula ke dalamnya. Konsumsilah pasta ini pada pagi dan malam hari.
Bawang putih
Bawang putih mentah bisa membantu meredakan batuk. Haluskan dan ambil ekstraknya dalam bentuk jus. Selanjutnya, campurkan satu sendok teh jus bawang ini dengan satu sendok teh madu, biarkan selama 4-5 jam, kemudian konsumsi 2 kali dalam sehari. Campuran ini merupakan sirup yang efektif atasi batuk. Selain itu, bawang putih juga berguna dalam mengeluarkan lendir.
Anda juga bisa menggunakan cara lain. Haluskan satu siung bawang putih ukuran sedang kemudian campurkan dengan jus dari 1 buah lemon. Selanjutnya tuangkan secangkir air matang dan tambahkan satu sendok teh madu sebagai penambah rasa. Konsumsi larutan ini 2-3 kali sehari.
Kunyit
Kunyit juga dinyatakan efektif untuk meredakan batuk kering. Panggang kunyit kemudian haluskan hingga berbentuk tepung. Konsumsi bubuk ini, bisa dengan cara dicampur dengan air minum, sebanyak 3 gram, sebanyak 2 kali sehari, pagi dan malam hari.
Anggur kering atau kismis
Saus yang terbuat dari kismis juga dinyatakan berguna dalam meredakan batuk. Saus dibuat dengan cara menghaluskan 100 gram kismis, ditambahkan 100 gram gula dan air. Panaskan campuran tersebut hingga mempunyai tekstur seperti saus. Konsumsi sebanyak 20 gram sebelum tidur.
Biji adas
Biji adas juga efektif untuk mengatasi batuk kering. Adas bekerja dengan memecah mucus. Buatlah teh dengan menggunakan rempah satu ini dan konsumsilah secara teratur.
Teka-teki Silang Cegah Pikun

ANDA bingung memilih kado ulang tahun untuk kakek atau nenek tercinta? Ada baiknya mempertimbangkan membeli buku teka-teki silang. Mengapa? Sebuah studi terbaru yang dilakukan peneliti dari Albert Einstein College of Medicine menunjukkan, peningkatan aktivitas yang menstimulasi otak bisa mencegah kepikunan akibat penurunan fungsi memori pada lansia.
Para peneliti menggunakan data dari Bronx Aging Study, yang melibatkan 488 partisipan berusia antara 75 dan 85 tahun. Pada awal studi, semua partisipan tidak menderita kepikunan. Mereka diminta melaporkan seberapa sering mereka terlibat dalam 6 aktivitas yang bersifat menstimulasi mental. Aktivitas tersebut meliputi membaca, menulis, mengisi teka-teki silang, bermain kartu, ikut diskusi kelompok, atau memainkan musik.
Setelah 5 tahun mengikuti perkembangan partisipan, peneliti menemukan ada 101 pasien yang terdiagnosis menderita kepikunan. Berdasarkan analisis terhadap 101 pasien ini, para peneliti menemukan, semakin aktif seseorang secara mental, maka gejala-gejala penurunan memori tertunda kemunculannya
Penelitian
Untuk setiap aktivitas, peneliti meminta para partisipan memberi nilai terhadap tingkat partisipasi mereka, apakah harian, beberapa kali seminggu, atau dilakukan mingguan. Kalau dilakukan setiap hari maka bernilai 7 poin, beberapa kali seminggu bernilai 4 poin, dan dilakukan mingguan bernilai 1 poin. Jika dilakukan hanya pada saat acara tertentu atau tidak sama sekali maka tidak menerima poin.
Mereka yang menderita demensia atau kepikunan memiliki rata-rata poin total sebanyak 7. Peneliti juga menemukan, setiap satu aktivitas tambahan setiap harinya bisa menunda penurunan memori sebanyak 0.18 tahun.
urangnya minum susu atau konsumsi kalsium. Padahal, asupan kalsium diketahui memberi efek perlindungan terhadap kanker.(Sciencedaily/YUN)
